Suatu ketika di pondok pesantren terkenal di Jawa timur, 3 Santri kawak berencana sowan kepada kyainya, Mereka bertiga adalah santri malang yang tak kunjung mendapat penyempuna separuh agamanya (istri), gelisah dengan hal itu mereka akan melaporkannya pada sang kyai untuk menentukan kemana nasib akan membawanya.

Kebetulan sekali, saat itu sang kyai mencari mantu untuk putrinya, mengetahui hal itu mereka bertiga sangat bersemangat dan tidak akan menyianyiakan kesempatan emas ini, sebab putri sang kyai sudah sangat terkenal kecantikanya, keshalihahanya dan sopan santunnya.

Singkat cerita mereka bertiga sowan pada sang kyai, dan kemudian sang kyai menanyai mereka satu per satu sebagai syarat untuk mendapatkan putrinya.

“ Siapa namamu?” tanya sang kyai pada salah satu mereka

“ Kulo Anas pak kyai” Jawab salah satu mereka yang bernama Anas

“ Kenapa kamu kok diberi nama Anas?”

“ Mboten semerap yaii.”

“ Ya sudah, Coba bacakan surat An- nas karena sesuai dengan namamu.”

“ Nggeh yaii siap” selanjutnya Anas membacakan surat An-Nas dengan lancar diluar kepala.

Kemudian sang kyai bertanya hal yang sama pada santri yang kedua, Namanya Falaq, dan sang kyai memerintahkan hal yang sama.

Saat falaq membacakan surat Al-Falaq, ada yang luput dari perhatian mereka, Yakni santri yang ketiga menundukan kepalanya, tubuhnya gemetaran, keringat dingin mulai menyerang sekujur tubuhnya.

Tiba saatnya santri yang ketiga untuk di tanyai.

“ Siapa namamu le? “ Sang kyai menanyakan hal yang sama.

“ Ehmm anu yaiii, niku..” Santri tersebut pucat pasi.

“ Sopo lee..”

“ Nama saya ALI IMRON “ Berat rasanya imron memperkenalkan dirinya, bahkan hanya untuk menyebut namanya, sebab imron tahu apa konsekuensinya, yakni sama dengan teman sebelumnya.

“ Ya sudah bacakan surat Ali Imron!” DUUAARR MEMMEEOO apa yang di takutkan Imron terjadi, Imron tidak kehabisan akal.

Dengan spontan Imron berbicara “ Nama saya Ali imron TAPI BIASA DI PANGGIL QULHU “

-Kasto  29.10.20-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *