Category Archives: Santri Nulis

GEBYAR LITERASI AL-MUHIBBIN 2020

TENTANG GEBYAR LITERASI AL-MUHIBBIN 2020 Assalamualaikum, para santri pejuang literasi yang berbahagia! Kembali lagi dengan GEBYAR LITERASI Al-MUHIBBIN dengan tema yang menarik. Tema besar yang diangkat kali ini adalah: “Ramadhan, Santri dan Pandemi”. ___ Liburan, adalah moment terbahagia bagi santri. Bahkan saking istimewanya, seminggu atau sebulan sebelum liburan sudah terjadwal kira-kira tempat mana yang bakal dikunjungi. […]

Manahilul marwiyah: usaha kreatif media pembelajaran qawaid

Oleh: M. Abdurrahman Al Chudaifi Pesantren sebagai basis ilmu keislaman menjadi sangat penting dalam mengkaji berbagai hal yang berkaitan dengannya. Pesantren sudah banyak menjadi obyek penelitian. Jika diringkas, kajian terhadap dunia pesantren sebagaimana disebut Taufik Abdullah (1987: 112-113) setidaknya dapat dilakukan melalui tiga aspek: pertama, aspek internal pesantren. Kedua adalah jalinan mata rantai pesantren antara […]

Sebenarnya, Untuk Apa Kita Sholat?

oleh: Mas Ahmad Zamzama* Setelah proses negosiasi yang panjang, akhirnya Barshisa, si ahli ibadah yang telah beribadah ratusan tahun tanpa sekalipun maksiat itu, menerima “tantangan” dari ahli ibadah pendatang yang ketenangannya dalam beribadah membuat Barshisa penasaran. Semua orang tentu ingin taraf ibadahnya senantiasa meningkat, begitu pula Barshisa. Tantangan tersebut berupa mencicipi maksiat, seperti yang telah […]

Isyarat Duka

Oleh: Muhammad Afwan Dalam dua minggu terakhir, hujan mulai mengguyur tanah kami. Sungguh anugerah luar biasa setelah bulan-bulan kemarau yang panjang. Dalam bahasa jawa, kata ‘hujan’ disebut dengan ‘jawah’ yang memiliki keterkaitan dengan kalimat bahasa arab; ja’a romatullah, datangnya rahmat dari Allah. Maka aku percaya, mendungnya menanggung duka, setiap tetes airnya menyembunyikan luka. Dan tidak […]

Nur Nurani

Oleh: Muhammad Afwan Perkenalkan, namaku Bani. Lengkapnya Nashiruddin Sya’bani. Biasa dipanggil Ban. Sebenarnya aku kesal dengan sebutan itu. Namun lama-lama terbiasa. Malah ada yang lebih parah. Aku punya teman namanya Abdul Lathif. Kalau diartikan kurang lebih adalah ‘hamba Allah yang lemah lembut’. Tapi, kau tahu, oleh teman-teman malah dipanggil ‘kecap’ hanya karena warna kulitnya yang […]

Elegi Bulan Desember

Oleh: Muhammad Afwan Sepertinya kau tak akan pernah peduli kenapa Desember kerap membuatku terluka. Bulan yang memang rela menjadikan dirinya akhir dari satu tahun kisah panjang. Momentum paling elegi untuk sejenak mengoreksi diri sendiri. Tapi bukan itu penyababnya. Bukan karena itu aku terluka. Aku terluka karena orang-orang bahagia tanpa sebab. Aku terluka karena orang-orang tak […]

Kulina

Oleh: Muhammad Afwam “Ayo keluar, Ghif!”             Itu pernyataan yang sangat kubenci. Terlebih jika sesorang, entah siapapun, melayangkannya pada saat jam keluar dan kondisi badanku sedang lemah karena kecapaian. Sungguh, aku benci itu. Betapapun akhirnya mereka bisa memaklumi ketidak bisaanku, tapi aku tetap membenci ungkapan itu.             Sejak diberi amanah menjadi mustahiq salah satu kelas […]